Sabtu, 27 Agustus 2011

Selamat Idul Fitri 1432 Hijriyah

Segenap pengasuh Seputar Simpang Lima Semarang di hari nan Fitri ini mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriyah kepada segenap pembaca blog ini yang merayakannya - Taqobbalallohu minna wa minkum - Semoga amal ibadah Ramadhan kita diterima 4JJI SWT - Mohon maaf lahir dan batin.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Buka Bersama di Kampus Simpang Lima Semarang

Saat berbuka puasa merupakaan saat yang ditunggu-tunggu oleh para mukminin yang sedang menjalankan puasa Ramadhan 1432 H. Demikian halnya yang dialami oleh warga Kampus Simpang Lima Semarang - SMK Negeri 7 (STM Pembangunan) Semarang. Bagi warga kampus, khususnya keluarga besar Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), saat acara Buka Bersama sudah menjadi kegiatan tradisi yang telah berlangsung sejak TKJ di kampus tersebut berdiri (12 Agustus 2003).

Acara buka bersama menjadi ajang bagi keluarga besar TKJ untuk silaturahim dan sharing, dari alumni ke adik kelasnya, dari kakak kelas ke adik kelasnya, bahkan dari murid ke guru, atau sebaliknya. Pada tahun ini acara berlangsung pada hari Sabtu, 20 Agustus 2011. Acara berlangsung di ruang TUK Otomotif tersebut sangat meriah, selain dihadiri oleh seluruh siswa kelas X, XI, XII, XIII,dan alumni, dihadiri pula oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan - Drs. Imawan Budiyanto, Ketua Kompetensi Keahlian TKJ - Hari Seputro, S.Pd., MT, Staf Renbang - Joestiharto, S.Pd., SST, MT, Staf Humas dan Hubin - Carna Wiwitanto, S.Pd., Wali Kelas X TKJ 1 - Sugito, S.Pd., Wali Kelas XI TKJ 1 - Eko Susanto, S.Pd., Wali Kelas XI TKJ 2, Suwartini, S.Pd., Urusan Kurikulum TKJ - Drs. Tri Aulat Junarwoto, MT.

Selamat menunaikan ibadah Ramadhan kepada Keluarga Besar TKJ SMK Negeri 7 Semarang.

Rabu, 17 Agustus 2011

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-66

Hari ini - Rabu, 17 Agustus 2011 - Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta genap berusia 66 tahun. Sebuah usia yang cukup dewasa. Selamat berulang tahun bangsa dan negaraku. Pada peringatan tahun ini dilaksanakan dengan mengambil tema : "Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup dalam ke-Bhineka-an untuk Kokohkan persatuan NKRI, kita sukseskan Kepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEAN untuk kokohkan Solidaritas ASEAN".

Dirgahayu Negera Kesatuan Republik Indonesia ke-66.

Minggu, 14 Agustus 2011

Dirgahayu Gerakan Pramuka Ke-50

Selamat ulang tahun pramuka yang ke-50. Semoga semangat pramuka akan selalu terpatri dalam jiwa dan hati sanubari pramuka. Semangat dari bapak pandu dunia Boden Powel akan terus di pegang dan dilanjutkan oleh pramuka. Semoga dengan pramuka bisa menjadi manusia unggul dan berbudipekerti luhur dan berkepribadian serta berkarakter kebangsaan.

Berikut ini sedikit cuplikan sejarah Pramuka di Indonesia yang dikutip dari alamat http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Gerakan_Pramuka_Indonesia sebagai berikut :

Sejarah Pramuka

Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.

Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.

Peraturan yang timbul pada masa perintisan ini adalah Ketetapan MPRS Nomor II/MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang rencana pembangunan Nasional Semesta Berencana. Dalam ketetapan ini dapat ditemukan Pasal 330. C. yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Seterusnya penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan kepanduan supaya diintensifkan dan menyetujui rencana Pemerintah untuk mendirikan Pramuka (Pasal 349 Ayat 30). Kemudian kepanduan supaya dibebaskan dari sisa-sisa Lord Baden Powellisme (Lampiran C Ayat 8).

Ketetapan itu memberi kewajiban agar Pemerintah melaksanakannya. Karena itulah Pesiden/Mandataris MPRS pada 9 Maret 1961 mengumpulkan tokoh-tokoh dan pemimpin gerakan kepramukaan Indonesia, bertempat di Istana Negara. Hari Kamis malam itulah Presiden mengungkapkan bahwa kepanduan yang ada harus diperbaharui, metode dan aktivitas pendidikan harus diganti, seluruh organisasi kepanduan yang ada dilebur menjadi satu yang disebut Pramuka. Presiden juga menunjuk panitia yang terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Menteri P dan K Prof. Prijono, Menteri Pertanian Dr.A. Azis Saleh dan Menteri Transmigrasi, Koperasi dan Pembangunan Masyarakat Desa, Achmadi. Panitia ini tentulah perlu sesuatu pengesahan. Dan kemudian terbitlah Keputusan Presiden RI No.112 Tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebut oleh Presiden pada tanggal 9 Maret 1961.

Ada perbedaan sebutan atau tugas panitia antara pidato Presiden dengan Keputusan Presiden itu.

Masih dalam bulan April itu juga, keluarlah Keputusan Presiden RI Nomor 121 Tahun 1961 tanggal 11 April 1961 tentang Panitia Pembentukan Gerakan Pramuka. Anggota Panitia ini terdiri atas Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Prof. Prijono, Dr. A. Azis Saleh, Achmadi dan Muljadi Djojo Martono (Menteri Sosial).


Panitia inilah yang kemudian mengolah Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sebagai Lampiran Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961 tentang Gerakan Pramuka.

Kelahiran Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu :

  1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA
  2. Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.
  3. Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.
  4. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.

Gerakan Pramuka Diperkenalkan

Pidato Presiden pada tanggal 9 Maret 1961 juga menggariskan agar pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu Keppres RI No.238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya yaitu pengurus dan anggotanya.

Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian.

Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-’45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang.

Namun demikian dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian dari 70 anggota itu 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari.

Mapinas diketuai oleh Dr. Ir. Soekarno, Presiden RI dengan Wakil Ketua I, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Ketua II Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh.

Sementara itu dalam Kwarnas, Sri Sultan Hamengku Buwono IX menjabat Ketua dan Brigjen TNI Dr.A. Aziz Saleh sebagai Wakil Ketua merangkap Ketua Kwarnari.

Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 bukan saja di Ibukota Jakarta, tapi juga di tempat yang penting di Indonesia. Di Jakarta sekitar 10.000 anggota Gerakan Pramuka mengadakan Apel Besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta.

Sebelum kegiatan pawai/defile, Presiden melantik anggota Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari, di Istana negara, dan menyampaikan anugerah tanda penghargaan dan kehormatan berupa Panji Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia (Keppres No.448 Tahun 1961) yang diterimakan kepada Ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengku Buwono IX sesaat sebelum pawai/defile dimulai.

Peristiwa perkenalan tanggal 14 Agustus 1961 ini kemudian dilakukan sebagai HARI PRAMUKA yang setiap tahun diperingati oleh seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka.

Salam PRAMUKA

Jumat, 12 Agustus 2011

Ramadhan di Kampus Simpang Lima Semarang

Tanpa terasa 12 (dua belas) hari sudah bulan Ramadhan bersama kita, banyak hal yang sudah kita perbuat dalam mengisi kegiatan Ramadhan. Tak lupa segenap keluarga besar warga Kampus Simpang Lima Semarang - SMK Negeri 7 (STM Pembangunan) Semarang turut menyambut datangnya bulan yang mulia tersebut. Tercatat beberapa agenda kegiatan yang telah direncanakan oleh warga kampus, baik untuk lingkup guru, siswa, maupun guru dan siswa ; baik lingkup sekolah maupun lingkup jurusan.

Adapun agenda kegiatan yang sempat penulis catat antara lain :
  1. Pesantren Ramadhan (siswa kelas X, XI, dan XII)
  2. Santapan Rohani Jum'at Pagi (guru)
  3. Buka Puasa Bersama (jurusan TKJ, TME)
  4. Penyaluran Zakat Fitrah (siswa dan guru)
Selamat meramaikan bulan Ramadhan dengan ibadah.

Senin, 08 Agustus 2011

Kunjungan Tim Audit dari BPKP

Mulai hari ini - Senin, 08 Agustus 2011 Kampus Simpang Lima Semarang kedatangan tamu istimewa. Mereka dari instansi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) berjumlah 2 (dua) orang. Menurut rencana kehadiran mereka di Kampus Stembase sampai tanggal 26 Agustus 2011.

Tugas mereka adalah melihat secara langsung keterlaksanaan program bantuan ADB yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional, dalam hal ini Direktorat Pembinaan SMK. Segenap keluarga besar Kampus Simpang Lima Semarang berharap beliau dapat memperoleh data sebagaimana yang diingiunkan oleh BPKP.

Selamat bertugas di Kampus Simpang Lima -SMK Negeri 7 (STM Pembangunan) Semarang.