Rabu, 01 Januari 2014
Minggu, 15 Desember 2013
Genap Empat Puluh Hari Wafatnya Ananda Muhammad Hanif Naufal
Genap Empat Puluh Hari Wafatnya Ananda Muhammad Hanif Naufal - Semoga amal dan ibadahnya diterima Allah SWT. Amin
Selasa, 12 November 2013
Genap Tujuh Hari Wafatnya Ananda Muhammad Hanif Naufal
Hari ini Genap Tujuh Hari Wafatnya Ananda Muhammad Hanif Naufal - Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Amin.
Kamis, 07 November 2013
Telah Berpulang Ke Rahmatullah Ananda Muhammad Hanif Naufal
Telah berpulang ke Rahmatullah ananda Muhammad Hanif Naufal di usianya yang ke-13 tahun. Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT. Amin.
Selasa, 15 Oktober 2013
Selamat Idul Adha 1434 Hijriyah - 2013 Masehi
Idul Adha (di Republik Indonesia, Hari Raya Haji, bahasa Arab : عيد الأضحى ) adalah sebuah hari raya Islam. Pada hari ini diperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim, yang bersedia untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah SWT, beliau akan mengorbankan putranya Ismail, kemudian digantikan oleh-Nya dengan domba.
Pada hari raya ini, umat Islam berkumpul pada pagi hari dan melakukan salat Ied bersama-sama di tanah lapang, seperti ketika merayakan Idul Fitri. Setelah salat, dilakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya.
Hari Raya Idul Adha jatuh pada tanggal 10 bulan Dzulhijjah, hari ini jatuh persis 70 hari setelah perayaan Idul Fitri. Hari ini juga beserta hari-hari Tasyrik diharamkan puasa bagi umat Islam.
Pusat perayaan Idul Adha adalah sebuah desa kecil di Arab Saudi yang bernama Mina, dekat Mekkah. Di sini ada tiga tiang batu yang melambangkan Iblis dan harus dilempari batu oleh umat Muslim yang sedang naik Haji.
Hari Idul Adha adalah puncaknya ibadah Haji yang dilaksanakan umat Muslim. Terkadang Idul Adha disebut pula sebagai Idul Qurban atau Lebaran Haji.
SELAMAT IDUL ADHA 1434 HIJRIYAH - 2013 MASEHI
Sabtu, 05 Oktober 2013
Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia
Hari ini - tanggal 05 Oktober merupakan hari istimewa bagi para prajurit Tentara Nasional Indonesia. Pada hari itu mereka merayakan hari lahirnya Tentara Nasional Indonesia. Tahun ini Tentara Nasional Indonesia genap berusia 68 tahun sedangkan Komando Daerah Militer IV Diponegoro genap berusia 63 tahun. Tahun 2013 ini HUT TNI mengusung tema "PROFESIONAL, MILITAN, SOLID DAN BERSAMA RAKYAT TNI KUAT".
Berikut ini kilas balik sejarah berdirinya Tentara Nasional Indonesia. Sejarah Tentara Nasional Indonesia (TNI) dibentuk melalui perjuangan bangsa Indonesia untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari ancaman Belanda yang ingin kembali berkuasa menjajah Indonesia melalui kekerasan senjata. TNI pada awalnya merupakan organisasi yang bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR). Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1945 menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan selanjutnya diubah kembali menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI).
Pada masa mempertahankan kemerdekaan ini, banyak rakyat Indonesia membentuk laskar-laskar perjuangan sendiri atau badan perjuangan rakyat. Usaha pemerintah Indonesia untuk menyempurnakan tentara kebangsaan terus berjalan, sambil bertempur dan berjuang untuk menegakkan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa. Untuk mempersatukan dua kekuatan bersenjata yaitu TRI sebagai tentara regular dan badan-badan perjuangan rakyat, maka pada tanggal 3 Juni 1947 Presiden Soekarno mengesahkan berdirinya Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara resmi.
Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB) pada bulan Desember 1949, Indonesia berubah menjadi negara federasi dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). Sejalan dengan itu maka dibentuk pula Angkatan Perang RIS (APRIS) yang merupakan gabungan antara TNI dan KNIL. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi negera kesatuan, sehingga APRIS berganti nama menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia (APRI).
Pada tahun 1962, dilakukan upaya penyatuan antara angkatan perang dengan kepolisian negara menjadi sebuah organisasi yang bernama Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Penyatuan satu komando ini dilakukan dengan tujuan untuk mencapai tingkat efektifitas dan efisiensi dalam melaksanakan perannya dan menjauhkan pengaruh dari kelompok politik tertentu.
Pada tahun 1998 terjadi perubahan situasi politik di Indonesia. Perubahan tersebut berpengaruh juga terhadap keberadaan ABRI. Pada tanggal 1 April 1999 TNI dan Polri secara resmi dipisah menjadi institusi yang berdiri sendiri. Sebutan ABRI sebagai tentara dikembalikan menjadi TNI, sehingga Panglima ABRI menjadi Panglima TNI.
Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia.
Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Tentara_Nasional_Indonesia
Sabtu, 21 September 2013
Kota Semarang Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013
Tanggal 16 s.d. 19 September 2013 dilaksanakan ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013. Acara berlangsung di wilayah Eks Karesidenan Banyumas. Pada ajang tersebut Delegasi Kota Semarang telah berhasil meraih predikat sebagai Juara Umum. Adapun perolehan medali kejuaraan umum adalah :
Sedangkan perolehan kejuaraan pada tiap mata lomba dapat dilihat pada website resmi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 sebagai berikut :
No.
|
Kontingen
|
Emas
|
Perak
|
Perunggu
|
1.
|
Kota Semarang
|
10
|
5l
|
6
|
2.
|
Kabupaten Pati
|
7
|
2
|
2
|
3.
|
Kabupaten Banyumas
|
5
|
7
|
7
|
Sedangkan perolehan kejuaraan pada tiap mata lomba dapat dilihat pada website resmi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 sebagai berikut :
Selamat kepada para Juara Pertama yang akan mewakili Provinsi Jawa Tengah menuju Lomba yang sama di tingkat Nasional.
Langganan:
Postingan (Atom)




