Selasa, 07 Desember 2010

Selamat Tahun Baru Islam 1432 Hijriyah


Bagi para pembaca, handai taulan, rekan-rekan, saudara/i yang sedang merayakan datangnya Tahun Baru Hijriyah - segenap pengasuh Seputar Simpang Lima Semarang menyampaikan :

Selamat Tahun Baru Islam (Hijriyah) 1 Muharram 1432 H
Semoga kita lebih mendekatkan diri pada-Nya, Selalu memiliki semangat yang baru, serta inovasi yang baru untuk kehidupan baru yang lebih baik.


Rabu, 01 Desember 2010

Semarang Great Sale 2010

Kota Semarang selama bulan Desember 2010 ini menggelar perhelatan akbar dengan tajuk "Semarang Great Sale 2010". Pada kesempatan tersebut melibatkan berbagai pihak sebagai pendukung acara, dari pemerintah daerah, hotel berbintang, mall, swalayan, sampai pedagang kaki lima. Acara diisi dengan berbagai kegiatan wisata dan belanja di wilayah kota Semarang. Selamat datang di kota Semarang !.

Informasi selengkapnya dapat dikunjungi di alamat website sebagai berikut :
  1. http://semaranggreatsale2010.blogspot.com
  2. http://semargres.co.nr
  3. http://www.facebook.com/pages/SEMARANG-GREAT-SALE-2010/134038813275591
Sebgai warga kota Semarang, kami siap mensukseskan acara tersebut.

Senin, 29 November 2010

Selamat Hari KORPRI Tahun 2010

Hari ini - Senin, 29 November 2010 - segenap keluarga besar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) memperingati hari ulang tahunnya yang ke-39. Selamat berulang tahun kepada bapak-bapak dan ibu-ibu pegawai negeri di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga sukses selalu dengan pelayanan kepada masyarakat yang semakin meningkat.

Berikut ini cita-cita segenap pegawai negeri yang tergambar pada lagu Mars Korpri, yang kita nantikan perwujudannya.

MARS KORPRI

Satukan irama langkahmu
Bersatu tekad menuju ke depan
Berjuang bahu-membahu
Memberikan tenaga tak segan

Membangun negara yang jaya
Membina bangsa besar sejahtera
Mamakai akal dan daya
Membimbing membangun mengemban

Berdasar Pancasila
Dan Undang-Undang Dasar Empat Lima
Serta dipadukan oleh haluan negara
Kita maju terus

Di bawah Panji Korpri
kita mengabdi tanpa pamrih
Di dalam naungan Tuhan Yang Maha Kuasa
Korpri maju terus

Tempo di Marcia - Con Vigore
Pengarang lirik dan nada lagu : El Pohan
Ditetapkan berdasarkan Keputusan Musyawarah Nasional VI KORPRI Nomor Kep-09/MUNAS/2004 tanggal 30 Nopember 2004.

Referensi :
http://organisasi.org/lirik-lagu-mars-korpri-korps-pegawai-republik-indonesia
http://www.4shared.com/get/in4BzZX0/MarsKorpri.html

Jumat, 26 November 2010

Untukmu Guruku

Tanggal 25 November adalah hari istimewa bagi segenap keluarga besar guru di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasalnya pada hari itu telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai Hari Guru. Terngiang di benak penulis akan jasa-jasa belau para guru yang telah andil memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikapnya kepada penulis khususnya dan kepada para mantan peserta didik.

Ingat guru, maka teringat akan lirik lagu tentang guru :

JASAMU GURU (Ciptaan : M. Isfanhari)
Kita jadi bisa menulis dan membaca karena siapa,
Kita jadi tau beraneka bidang ilmu dari siapa,

Kita jadi pintar dididik pak guru,

Kita bisa pandai dibimbing bu guru,

Gurulah pelita penerang dalam gulita,

Jasamu tiada tara.......


HYMNE GURU (Ciptaan : Sartono)
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru,
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku,
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku,
Sebagai prasasti terima kasihku,
Tuk pengabdianmu,

Engkau sebagai pelita dalam kegelapan,
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan,
Engkau patriot pahlawan bangsa,
Tanpa tanda jasa.

Betapa mulianya engkau wahai guruku, semoga amal jasamu diperhitungkan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai amal ibadah (ilmu yang bermanfaat) yang tiada putus pahalanya. Amin.

Referensi :
http://www.4shared.com/audio/rsE3t3eX/JASAMU_GURU.htm
http://www.4shared.com/get/M1iU9wFS/06Terima_Kasih_Guruku__Hymne_G.html

Rabu, 17 November 2010

Perbedaan Idul Adha 1431 H

Potensi adanya perbedaan Idul Adha 1431 Hijriah sudah diprediksi para ahli hisab rukyat dan astronom sejak beberapa tahun lalu. Perbedaan itu terwujud saat ini dengan adanya sebagian umat Islam Indonesia yang memperingati Idul Adha pada Selasa, 16 November 2010, sama seperti di Arab Saudi, dan sebagian lagi Rabu, 17 November 2010.

Di Indonesia, jika ada yang menetapkan Idul Adha pada 16 November 2010, hal itu karena menggunakan kriteria wujudul hilal atau terbentuknya hilal (tanpa perlu diamati) sehingga bulan Dzulqa’dah hanya 29 hari.

Perbedaan lain muncul dengan ketetapan Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan Idul Adha juga pada 16 November 2010 sehingga puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah dilakukan pada 9 November 2010.

Anggota Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama lainnya yang juga ahli kalender di Program Studi Astronomi, Institut Teknologi Bandung, Moedji Raharto, mengatakan, garis penanggalan pada kalender Hijriah berbeda dengan garis penanggalan kalender Masehi.

Garis penanggalan Masehi didasarkan pada patokan garis bujur timur atau garis bujur barat 180 derajat. Dalam penanggalan ini, daerah yang memiliki garis bujur sama atau berdekatan mulai dari kutub utara hingga kutub selatan akan selalu memiliki hari yang sama. Perubahan hari dimulai pada pukul 00.00.

Daerah yang lebih timur juga dipastikan akan lebih dahulu waktunya dibandingkan daerah di baratnya. Karena itu, dalam sistem penanggalan Masehi, waktu di Jakarta atau waktu Indonesia barat (WIB) selalu empat jam lebih dulu dibandingkan waktu Mekkah.

Namun, garis penanggalan bulan berbeda. Garis penanggalan bulan memiliki 235 variasi. Setiap bulannya, garis penanggalan bulan berbeda-beda. Garis penanggalan bulan akan kembali di dekat tempat yang sama sekitar 19 tahun kemudian.

Banyaknya variasi garis penanggalan bulan ini ditentukan oleh posisi Bulan terhadap Bumi, dan posisi sistem Bumi-Bulan terhadap Matahari.

Daerah yang pertama kali melihat hilal akan mengawali hari lebih dulu. Hal ini berarti, daerah yang terletak pada garis bujur yang sama atau berdekatan, hari atau awal bulan Hijriahnya bisa berbeda. Hari dimulai setelah Matahari terbenam atau magrib, bukan pukul 00.00.

Kondisi ini, yang membuat waktu di Jakarta tidak selalu lebih dahulu dibanding Mekkah. Jika diasumsikan, hilal pada Zulhijah kali ini pertama kali dilihat di Mekkah, maka sesudah magrib atau sekitar pukul 18.00 di Mekkah sudah masuk bulan baru.

Saat itu, di Jakarta sudah pukul 22.00 WIB. Baru pada magrib keesokan harinya, Jakarta memasuki Zulhijah. Artinya, pada bulan Zulhijah kali ini waktu di Jakarta tertinggal 20 jam dibandingkan waktu Mekkah.


Referensi :

http://sains.kompas.com/read/2010/11/16/0907567/Memahami.Perbedaan.Idul.Adha.1431.H

Selamat Idul Adha 1431 Hijriyah

Segenap pengasuh Seputar Simpang Lima menyampaikan "Selamat Idul Adha 1431 Hijriyah" kepada saudara/i, handai taulan, dan segenap pembaca yang merayakannya. Semoga kita dapat mewarisi kesabaran sebagaimana sabarnya Nabi Ibrahim AS dan keikhlasan sebagaimana ikhlasnya Nabi Ismail AS.

Jumat, 29 Oktober 2010

Antara Sumpah Palapa dan Sumpah Pemuda

Indonesia dalam sejarah bangsa-bangsa di dunia telah mengalami peristiwa yang luar biasa. Beberapa diantara anak bangsa Indonesia yang sangat berpengaruh pada jamannya telah mengikrarkan untuk mempersatukan wilayah Nusantara (Indonesia) dengan Sumpah.

1. Sumpah Palapa

Sumpah Palapa adalah suatu pernyataan/sumpah yang dikemukakan oleh Gajah Mada pada upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Majapahit, tahun 1258 Saka (1336 M). Sumpah Palapa ini ditemukan pada teks Jawa Pertengahan Pararaton, yang berbunyi,

Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada : "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, TaƱjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa".

Terjemahannya,

Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa".

Dari isi naskah ini dapat diketahui bahwa pada masa diangkatnya Gajah Mada, sebagian wilayah Nusantara yang disebutkan pada sumpahnya belum dikuasai Majapahit.

2. Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan oleh Moehammad Yamin. Isi Sumpah Pemuda tersebut adalah :

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Dari kedua Sumpah tersebut, terbukti bahwa bangsa Indonesia selalu dan senantiasa merindukan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, mari kita pertahankan terus keutuhan wilayah nusantara - Indonesia ini sampai titik darah penghabisan.

Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki